APAKAH NABI ISA AS TELAH WAFAT ATAU MASIH HIDUP?

20 Des

Tanya: Orang Kristen percaya bahwa Nabi Isa a.s sudah meninggal dengan cara disalib, sementara di dalam Al-Quran diterangkan bahwa Alloh mengangkat Nabi Isa kepadaNya, Mohon penjelasan tentang makna tersebut!

 

Jawab: Al – Quran Surat Ali Imron :  54 – 55 menjelaskan bahwa, “Orang – orang kafir itu membuat tipu daya dan Alloh membalas tipu daya mereka itu. Dan Alloh sebaik-baik pembalas tipu daya. (ingatlah) ketika Alloh berfirman: “Hai Isa, sesungguhnya Aku akan menyampaikan kepada akhir ajalmu dan mengangkat kamu kaepada-Ku serta membersihkan kamu dari orang – orang yang kafir, dan menjadikan orang – orang yang mengikuti kamu di atas orang – orang kafir hingga hari kiamat. Kemudian hanya kepada-Ku lah kembalimu, lalu Aku memutuskan di antaramu tentang hal – hal yang selalu kamu berselisih kepadanya.”

Beberapa ayat Al-Quran yang menjelaskan tentang kenabian Nabi Isa, a.s diantaranya QS. An-Nisa :157 – 159, QS.  Al – Maidah : 116-117. Pada ayat tersebut di atas terdapat kata TAWAFFANY, secara makna yang mudah ditangkap ialah mati sebagaimana yang sudah diketahui manusia umumnya. Matinya Nabi Isa pada ayat di atas  menunjukkan bahwa saat itu juga Isa mati dan bukan mati kelak setelah turun ke dunia seperti keyakinan kristen tentang kebangkitan kembali Yesus Kristus. Atau keyakinan bahwa Nabi Isa masih hidup di langit sampai sekarang dan akan turun ke langit dunia pada akhir zaman, karena ayat tersebut secara jelas menunjukkan batas akhir hubungan Nabi Isa dengan kaumnya disebabkan kematiaannya atau di akhir zaman karena mereka semua adalah umat Nabi Muhammad saw.

Diantara mufassir berpendapat bahwa kalimat rofa’ahulloh ilaih (Alloh mengangkat Nabi Isa kepada-Nya), berpendapat bahwa kalimat ini menunjukkan Nabi Isa diangkat ke langit dengan jasadnya kemudian Alloh memberikan wajah orang lain yang serupa dengan Nabi Isa a.s. Ia masih hidup dan akan turun ke pada akhir zaman untuk membunuh babi, manghancurkan salib. Penafsiran ini sama dengan penjelasan Injil Barnabas yang menyebutkan  orang yang serupa dengan wajah Isa ialah yudas Iskariot, muridnya yang berkhianat.

Bukti bahwa Nabi Isa a.s telah wafat dan diangkat ruhnya bersama ruh lainnya ialah peristiwa mi’roj Rosululloh saw ke langit dan melihat Nabi Isa a.s bersama Yahya a.s anak bibinya di langit kedua. Penjelasan hadits tentang isro’ mi’rojnya Rosululloh saw sangat meyakinkan, sehingga dapat dijadikan bukti bahwa Nabi Isa a.s sama seperti nabi – nabi dan rosul sebelumnya yaitu wafat dan diangkat derajat ruhnya, bukan jasadnya (lihat Fathul Bari, Zadul Ma’ad dll). Jelaslah bahwa Nabi Isa as diangkat kepadaNya (Alloh swt) bermakna “mengangkat” setelah wafat, mengangkat derajatnya bukan jasadnya, juga mengangkat dalam arti memuliakan beliau Isa a.s. Walloohu a’lam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: